Gempa Sumbar


Innalillahi wa innaillahi roji'un.
Gempa kembali menimpa wilayah Sumatera Barat pada 30 September 2009 dengan skala 7,6 SR, padahal gempa sebelumnya terjadi diwilayah tersebut pada 16 Agustus 2009. Tapi gempa kali ini lebih parah dari sebelumnya, menurut Pusat Nasional Penanggulangan Bencana (PNPB) melansir tanggal jumlah korban tewas akibat gempa 7,6 SR di Sumatera Barat sebanyak 390 orang. Sementara lebih dari 2.000 orang mengalami luka berat dan ringan
.(www.detiknews.com)

Gempa tersebut terjadi karena
adanya tumbukan lempeng Hindia & Asia, Menurut Kepala Badan Geologi Departemen ESDM R Sukhyar, gempa kali ini berkaitan dengan tumbukan antara lempeng Samudra Hindia dengan Asia di Pantai Barat Sumtara. "Jadi lempeng tektonik Samudera Hindia menujam di bawah lempeng Asia yang berada di Sumatera. Energi yang dilepaskan itu akibat penujaman itu menjadi gempa," paparnya.

Dari catatan BMG, kata Sukhyar, terjadi beberapa gempa susulan. Namun intensitasnya menurun. "Gempa susulan memang terjadi, tapi sangat kecil kemungkinan terjadi gempa yang lebih besar," ujarnya. (www.okezone.com)


Gempa yang terjadi pada sore hari tersebut merubuhkan rumah dan gedung-gedung bertingkat. Hal ini yang menyebabkan banyak korban yang masih berada direruntuhan bangunan dan susah untuk ditolong. Apalagi ada korban anak-anak yang sedang mengikuti bimbingan belajar yang menjadi korban karena bangunannya runtuh.

Mudah-mudahan para korban dapat tabah menghadapi bencana ini, mungkin ada hikmah dibalik bencana yang terjadi.


0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar, Terima kasih